Beberapa hari lalu usai suatu acara, aku dan seorang temanku menyempatkan diri untuk mampir di sebuah warung mie ayam di salah satu titik di Jogja. Maklum, perut ini sudah lama tak terisi oleh makanan yang satu itu. Kebetulan ini warung mie ayam favoritku juga, karena cita rasanya sesuai dengan seleraku. Pokokke
mak nyusss!!
Setelah motor terparkir, kamipun segera mencari tempat duduk. Untunglah waktu itu tak
begitu ramai pengunjungnya, sehingga aku bisa dapat tempat duduk di meja utama dimana
aku bisa melihat langsung si penjual ber atraksi.
Setelah duduk beberapa saat, dari arah luar muncul tiga laki2. Yang paling depan sepertinya familier,
wajahnya kerap muncul di layar televisi. Sebut saja si x, salah satu personil band ternama.
Merekapun duduk di deretan yang sama dengan tempatku, kebetulan si x duduk persis di sebelahku.
Trus apanya yang menarik? orang terkenal makan di pinggir jalan kan ngga aneh!
Memang ngga aneh, tapi yang membuat aku tertarik untuk mengamatinya adalah ketika
si makanan datang, biasanya kalau kita orang biasa yang makan, kan kalau tidak ambil sambel,
pasti langsung ambil saus, setelah itu campur dan segera dilahap.
Tapi kalau si x itu, ketika makanan datang dia langsung menarik tisue agak panjang,
kemudian ambil sumpit, dan setelah itu sibuk membersihkan ujung sumpit berulang2.
Baru setelah itu si x dengan tenangnya
melahap mie yang telah di sajikan.
Ini memang bukan cerita yang heboh atau aneh. Cuman kita bisa mengambil sisi positifnya,
bahwa kita perlu menjaga kebersihan di manapun atau seperti apapun tempatnya.
Toh perilaku yang seperti ini memberikan kebaikan bagi diri kita sendiri.
Bersikap protektif itu perlu asalkan tak berlebihan.